Bimbingan Cara Merawat Ayam Kate Yang Benar Untuk Pemula


Ayam kate ialah salah satu jenis ayam hias yang cukup populer diternak. Ayam ini masuk dalam klasifikasi ayam bantam dengan postur tubuh pendek dan kecil. Diklaim sebagai ayam terkecil di dunia, ayam kate mempunyai tampilan yang menarik, suara yang merdu serta produktivitas telur yang tinggi. Sehingga selain cocok dibudidayakan selaku hobi, pembudidaya juga dapat menambah penghasilan jika tahu cara merawat ayam kate yang benar.





Merawat ayam kate sebetulnya sama saja dengan merawat ayam jenis yang lain. Untuk membudidayakannya maka dibutuhkan kandang serta pakan. Seperti halnya ayam pada umumnya, ayam kate lebih senang diposisikan di kandang umbaran dimana mereka mampu leluasa bergerak kesana-kemari. Dan untuk pakannya mesti mengandung protein tinggi agar buatan telurnya juga tinggi.





Bagi pemula mungkin masih agak kesusahan dalam merawat ayam kate. Oleh sebab itu berikut akan diterangkan perihal panduan cara merawat ayam kate yang benar untuk pemula.





Baca Juga : Rahasia Sukses Cara Budidaya Ayam Kate dan Trik Merawat





Urutan Cara Merawat Ayam Kate yang Benar





Merawat ayam kate dikerjakan semenjak ayam masih dalam usia anakan. Untuk membesarkan anakan ayam kate ini pasti perlu memperhatikan beberapa hal penting, seperti kondisi kandang serta asupan nutrisinya. Baru sesudah itu dikala memasuki usia remaja maka perawatan lebih difokuskan terhadap cara agar ayam kate cepat bertelur.





1. Merawat Anakan Ayam Kate





Merawat Anakan Ayam Kate
(Sumber: Youtube.com)




Pertama kali yang mau dijelaskan di sini yakni cara merawat ayam kate yang gres menetas. Anak ayam yang baru saja menetas ini mesti dirawat dengan perlakuan khusus, berikut penjelasannya:





  • Anakan ayam kate yang baru menetas segera dipindahkan ke kotak atau kandang yang telah dilengkapi dengan pemanas buatan, seperti memakai bohlam listrik maupun lampu dari minyak tanah. Kandang untuk anakan ayam ditentukan dalam keadaan tertutup agar suhunya tetap hangat.
  • Pemberian pakan untuk anakan ayam kate dilaksanakan setiap dikala. Beri pakan dalam takaran secukupnya, tambahkan bila pakan telah mulai habis. Makanan yang diberikan pada anak ayam kate ialah BR murni atau voer.
  • Jangan lupa sediakan air minum yang sudah diaduk dengan perhiasan tambahan mirip vitachic.
  • Anakan dibiarkan tetap dalam kotak selama 6 minggu, sebelum dipindahkan ke kandang yang lebih besar. Anakan bisa dipindahkan ke kandang tanpa pemanas buatan sesudah berusia lebih dari 2 bulan. Baru setelah itu bida dipindahkan ke sangkar umbaran di umur 3 bulan.
  • Meskipun dipelihara di dalam kotak, tetap saja anakan ayam kate harus terkena sinar matahari semoga tubuhnya sehat dan bulunya terhindar ditumbuhi benalu.




2. Menyiapkan Kandang Ayam Kate





Menyiapkan Kandang Ayam Kate
(Sumber: Jualayamhias.com)




Ayam kate yang telah memasuki usia 3 bulan lebih, sebaiknya dipindahkan ke sangkar yang luas. Kandang untuk ayam kate harus dibuat tertutup dengan luas yang cukup untuk ayam bergerak dengan leluasa. Kandang juga harus ditentukan mampu melindungi ayam kate dari predator serta tidak ada celah untuk ayam kabur.





Bebas saja ingin membuat kandang dengan model mirip apa. Yang jelas sangkar tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik serta menerima sinar matahari yang cukup di pagi hari. Pembudidaya juga mampu menyertakan penghangat buatan mirip lampu di dalam sangkar, terutama jikalau ayam kate masih terlalu muda.





Kandang untuk ayam kate kebanyakan adalah sangkar berupa rumah. Cara menjadikannya tidak butuhdengan modal yang besar, cukup gunakan bambu, kayu, atau triplek. Ukuran satu sangkar untuk sepasang ayam kate diusulkan memiliki ukuran 1,5 meter x 1 meter x 2 meter. Ayam kate juga mampu dipelihara di kandang umbaran. Cukup pastikan sangkar dalam keadaan aman dari kemungkinan serangan predator.





Baca Juga : Cara Budidaya Ayam Hutan Hijau Terbaru dan Trik Merawat





3. Pakan untuk Ayam Kate





Pakan untuk Ayam Kate
(Sumber: Ayamhias.com)




Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam perawatan ayam kate yaitu pakannya. Asupan nutrisi ayam kate mesti terjaga dengan baik agar produksi telurnya tinggi. Pakan yang diberikan bekerjsama sama saja dengan ayam biasa, ialah pelet khusus unggas dengan kualitas elok. Selain pelet, ayam kate juga bisa diberikan makanan lain mirip sayur-sayuran serta buah-buahan segar. Diantaranya mirip bayam, labu, stroberi dan semangka. Ayam kate juga mampu diberi padi maupun beras merah sebagai makanannya.





Pakan pelet diberikan sebanyak 2 kali dalam sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Ayam kate cuma akan makan ketika lapar dan saat memperoleh sesuatu yang lezat. Sehingga tidak perlu khawatir ayam menjadi gemuk.





Porsi yang diberikan juga dalam jumlah yang lebih minim daripada yang diberikan pada ayam biasa. Berikan secukupnya saja sesuai kebutuhan ayam kate. Pemberian pakan yang berlebihan akan menciptakan pakan jadi acak-acakan di dalam sangkar sehingga pakan bisa membusuk dan bisa memicu terjangkitnya penyakit.





4. Telur Ayam Kate





Telur Ayam Kate
(Sumber: Hobiternak.com)




Karena badannya yang mungil, ayam kate tidak sesuai dibudidaya dengan tujuan untuk diambil dagingnya. Namun sebaliknya, dengan produktivitas telurnya yang tinggi, maka akan sangat menguntungkan untuk memasarkan telurnya.





Terlepas dari jenisnya, ayam kate menciptakan setidaknya 4 hingga 5 telur dalam seminggu. Jenis White Leghorn dapat memperlihatkan telur dalam jumlah yang lebih banyak alasannya adalah ini merupakan model ayam kate yang paling anggun. Namun tentu saja hal ini juga dipengaruhi oleh keperluan nutrisinya serta jenisnya.





Meski begitu, secara ukurannya telur ayam kate memiliki ukuran yang lebih kecil dari telur ayam biasa. Hal ini disebabkan alasannya ukuran ayam kate yang juga lebih kecil dari ayam pada umumnya. Sebagai perbandingannya, kalau umumnya cuma diharapkan 1 butir telur untuk kebutuhan baking, maka untuk telur ayam kate dibutuhkan 2 butir.





Baca Juga : Rahasia Cara Budidaya Ayam Buras dari Anakan Sampai Dewasa





5. Penyakit pada Ayam Kate





Ayam kate juga mampu terjangkit penyakit seperti halnya ayam pada umumnya. Penyakit ayam kate bisa disebabkan alasannya aspek kebersihan maupun aspek pakan yang kurang sempurna. Oleh karena itu diharapkan ketelatenan dalam menjaga kebersihan sangkar setidaknya setiap 3 hari sekali.





Adapun beberapa penyakit yang sering dijumpai pada ayam kate ialah selaku berikut:





a. Over-Feeding Chickens





Penyakit yang dapat terjadi pada ayam kate ialah kelebihan makan. Kelebihan makan yang tidak diimbangi dengan cukupnya latihan fisik pada ayam dapat menjadikan peradangan otak ayam. Oleh akibatnya berikan pakan dengan porsi seperlunya, serta buat kandang dengan ukuran yang luas sehingga ayam bisa bergerak dengan leluasa.





b. Pip pada Ayam





Penyakit pip atau infectious coryza juga mampu menyerang ayam kate. Biasanya yang rentan terserang penyakit ini ialah ayam dengan usia 14 ahad atau lebih. Pip mampu mensugesti susukan pencernaan. Ditandai dengan ayam kate yang tidak mampu makan, bulu yang berantakan, ayam kesusahan bernapas, hingga mampu menimbulkan ajal pada ayam.





c. Peradangan Paru-Paru





Ayam kate juga mampu terserang peradangan pada paru-paru. Meskipun penyakit ini mampu disembuhkan, akan namun sebaiknya berhati-hatilah saat mengembangbiakkan dari ayam yang pernah sakit radang paru-paru. Karena walaupun keadaannya sudah kembali sehat, namun penyakit bisa saja kembali meningkat .





Demikian klarifikasi perihal bimbingan cara merawat ayam kate yang benar untuk pemula. Semoga bermanfaat.





Jangan lupa untuk ikuti perkembangan situs web kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Asma Kambuh Tengah Malam

Resep Gulai Ikan Tuna Tanpa Santan Yang Enak Dan Lezat

Cara Menangani Ruam Popok Pada Bayi