Bimbingan Lengkap Cara Budidaya Kerang Air Tawar Untuk Pemula
Kerang air tawar menjadi salah satu produk perikanan yang disukai para pecinta masakan, sebab selain rasanya yang yummy juga mengandung gizi yang tinggi. Apalagi kerang air tawar ini mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, dan zat-zat yang lain yang dibutuhkan oleh badan. Kemudian dari segi bisnis, kerang air tawar ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga tidak aneh jikalau banyak pebisnis melaksanakan budidaya kerang air tawar. Harganya pun cukup fantastis, per kilonya bisa meraih 40 hingga 50 ribu rupiah.
Apalagi saat produktivitasnya masih anggun, budidaya kerang air tawar ini mampu menciptakan laba (keuntungan) yang cukup besar. Penasaran dengan bagaimana cara budidaya kerang air tawar yang lengkap untuk pemula? Simak penjelasan berikut ini yuk!
1. Menentukan Lokasi Budidaya Kerang
Jika Anda ingin berhasil dengan membuka usaha budidaya kerang air tawar, maka langkah awal yang perlu dijalankan yaitu menentukan lokasi yang tepat. Lokasi ini sungguh menentukan kesuksesan bisnis Anda ke depannya. Anda juga perlu teliti, sebab tidak semua lokasi mampu dijadikan sebagai daerah untuk membudidayakan kerang air tawar.
Karena salah sedikit, membuat kerang tidak bisa berkembang dan meningkat biak dengan baik, sehingga menurunkan produktivitasnya. Makara, kiat dalam menentukan lokasi perkembangbiakan kerang ini di antaranya:
- Lokasi perairan tidak mempunyai arus yang kencang.
- Perairan subur mengandung zat hara dan zat makanan yang melimpah.
- Tidak tercemar oleh limbah industri karena tidak baik untuk perkembangan dan pertumbuhan kerang.

Ada 2 jenis lokasi yang mampu digunakan sebagai tempat budidaya kerang air tawar:
- Di dasar perairan
Budidaya di dasar perairan memerlukan kedalaman air minimal 1 meter. Jika menentukan lokasi ini, maka ada 2 sistem untuk mengembangbiakkan kerang, yakni metode dasar dan tiang.
Metode dasar dijalankan dengan cara memindahkan anak kerang ke daerah yang baru untuk meminimalkan kepadatan kerang. Metode ini memerlukan arus air yang pasang surut (tidak terlampau tinggi) untuk menghalangi kemungkinan terjadinya pengendapan lumpur, membuang kotoran, dan kadar oksigen yang cukup. Sementara sistem tiang dikerjakan dengan menancapkan bambu di dasar perairan sehabis 1-2 bambu dipindahkan ke muara.
- Di kolom air
Jika Anda mengambangbiakkan di kolom air, maka gunakan metode gantung (rak), rakit, atau long line. Di lokasi ini, letakkan kerang di kolom air minimal 2 meter, atau 1 meter dari ujung tali media ke dasar perairan.
Metode rakit ialah tata cara dengan memakai rakit yang terbuat dari bambu atau kayu, kemudian lengkapi dengan pelampung. Lalu pindahkan pengumpul yang penuh spat ke dalam rakit secara perlahan. Anda bisa memasang kolektor dengan jarak antar kolektor sekitar 30 cm.
Metode rak hampir sama dengan tata cara rakit, cuma saja rak tidak bisa dipindah kawasan. Sedangkan metode long line hampir sama dengan tata cara rakit, cuma saja terdiri dari sebuah tali, dilengkapi beberapa pelampung, sehingga kawasan pemeliharaan ini bisa dipindah-pindah tempat.
Baca Juga: 7 Langkah Cara Budidaya Udang Windu, Mudah dan Menguntungkan
2. Bibit yang Berkualitas
Selain lokasi, cara kedua supaya produktivitas budidaya kerang air tawar melimpah adalah dengan menentukan bibit yang berkualitas, adalah dengan cara:
- Kumpulkan benih atau spat dengan dukungan tali pengumpul yang bahannya yang dibuat dari sabut kelapa, ijuk yang sudah dipintal, serta tali dari materi polyethylene.
- Gantungkan tali di perairan air tawar yang mempunyai banyak bening kerang, maka benih akan menempel dengan sendirinya di tali.
- Kemudian, pindahkan benih kerang yang menempel di tali ke lokasi pembudidayaan.
Perlu Anda ingat, perlu usaha ekstra untuk menerima kerang air tawar ini dari alam. Tipsnya yaitu Anda perlu bersabar.

3. Memilih Metode yang Tepat
Metode yang bisa dipakai untuk budidaya kerang air tawar adalah rakit tancap dan rakit apung. Yang mana yang paling banyak dipakai yakni sistem rakit tancap. Metode ini merupakan kombinasi dari tata cara tancap dan rakit apung.
Metode rakit tancap dilakukan dengan menghubungkan sebatang bambu yang ditancapkan di dasar perairan yang kokoh. Rakit ditempatkan di perairan yang bisa tinggi dan rendah, dengan tujuan supaya rakit tidak kekeringan. Untuk ukuran rakit mampu diadaptasi dengan lokasi serta bibit kerang air tawar yang akan dibudidayakan.
4. Hindari dari Pemangsa Kerang
Kerang air tawar memiliki pemangsa yang bisa membahayakannya dan menjadikan budidaya kerang teracancam gagal. Pemangsa kerang air tawar ini lazimnya berupa lumut dan lumpur. Kedua menjadi ancaman, sehingga pilihlah lokasi yang tidak banyak mengandung lumpur dan arusnya tidak besar lengan berkuasa.
5. Masa Panen
Apabila lokasi pembudidayaan kerang air tawar elok, maka kerang bisa bertumbuh kembang dengan baik sebab di dalam perairannya mengandung zat masakan yang diharapkan oleh kerang. Biasanya era panen ini terjadi ketika kerang berumur 6 bulan, yang mana 1 tali mampu menghasilkan sekitar 20 kg.
Ciri-ciri kerang air tawar yang siap panen yaitu:
- Seukuran tusuk sate dengan panjang 6 sampai 8 cm.
- Daging tebal.
- Berwarna krem.
Agar panen berhasil, diperlukan juga teknik panen yang tepat semoga kerang tidak mati. Caranya, gunakan pisau atau benda tajam yang bisa dipakai untuk memisahkan kerang yang saling melekat satu sama lain menggunakan pisau dengan memotong byssus-nya.. Hindari menggunakan pisau yang tumpul alasannya bisa menciptakan kerang cepat mati. Karena kerang dalam keadaan mati akan menurunkan nilai ekonomisnya.
Lingkungan perairan juga perlu dijaga dengan baik dan terhindar dari pencemaran air maupun tanah. Karena akan mensugesti cangkang kerang apakah bersih atau tidak. Jika perairan telah terkotori oleh limbah merkuri, kulit kerang akan dipenuhi oleh teritip. Hal ini tentunya berbahaya dan tidak sehat jikalau disantap oleh manusia.

6. Rendam Kerang di dalam Air Bersih
Untuk mempertahankan agar mutu kerang dalam kondisi yang elok, Anda mampu merendamnya di dalam air higienis supaya materi beracun dan lumpur atau kotoran bisa hilang dari cangkang kerang. Jangan lupa juga untuk mengaliri kerang yang terendam memakai air higienis dan mengalir supaya keadaan kerang sungguh-sungguh kondusif untuk dikonsumsi.
Perlu Anda pahami juga, setelah panen, lazimnya kerang ini cuma bertahan selama 8 jam saja, sehingga sebisa mungkin harus terjual semuanya semoga tidak mati sebelum dimasak atau dimasak menjadi kuliner.
Baca Juga: Trik Rahasia Cara Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen
7. Pasca Panen
Tidak cuma mencari bibit, merawat dan mengembangbiakkan, lalu memanennya saja, sebagai pengusaha yang bertanggung jawab, maka perlu memutuskan bila kerang air tawar tersebut kondusif disantap. Karena selama ini timbul info bahwa kerang mampu saja mengandung racun dan mengganggu metabolisme. Namun, jika petani melaksanakan tindakan pasca panen dengan baik, maka kerang yang disantap tidak akan membahayakan.
Caranya ialah dengan menjaga keadaan cangkang senantiasa tertutup. Karena jika cangkang terbuka akan menciptakan dagingnya terkotori. Selain itu, bila dijual di tengkulak juga tidak laku sebab cangkang telah terbuka. Hal ini pasti mampu mengakibatkan kerugian bagi pengusaha budidaya kerang air tawar.
Demikian penjelasan tentang budidaya kerang air tawar yang perlu Anda ketahui. Semoga sukses dan menciptakan profit yang besar ya!
Jangan lupa untuk ikuti kemajuan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.
Komentar
Posting Komentar