Budidaya Semut Jepang Yang Menguntungkan Dan Hasil Melimpah


Anda pernah mendengar jenis semut yang satu ini? Mungkin semut jepang memang belum begitu populer di indera pendengaran penduduk Indonesia. Namun, tahukah Anda kalau semut ini mempunyai khasiat yang hebat dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit? Berdasarkan khasiatnya inilah, semut jenis ini banyak dikejar orang. Baik dipakai untuk keperluan berobat, atau membuka bisnis budidaya semut jepang.





Penyakit yang mampu disembuhkan dengan ramuan obat semut jepang di antaranya diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, asam urat, penyakit jantung, liver, dan stroke. Nah, pada potensi kali ini kita akan membicarakan bagaimana cara budidaya semut jepang. Karena dengan membudidayakan semut ini, Anda akan mendapatkan dua laba, selaku obat dan sebagai ladang buka usaha.





(Sumber: I1.wp.com)




Langkah-langkah dalam Budidaya Semut Jepang





Secara biasa , budidaya semut jepang ini dimulai dari tahap antisipasi, penyeleksian bibit, pemeliharaan, hingga pemanenan. Yuk simak selengkapnya di penjelasan berikut ini.





Baca Juga: Tips dan Trik Cara Budidaya Ulat Jerman yang Menguntungkan





1. Tahap Persiapan





Agar budidaya semut jepang berjalan dengan tanpa kendala dan menciptakan laba yang besar, maka tahap persiapan ini menjadi hal awal yang perlu Anda perhatikan. Pada tahapan ini diperlukan beberapa hal berikut:





  • Wadah ternak semut jepang. Anda bisa gunakan toples atau ember yang tertutup sebagai kawasan budidaya semut jepang. Jangan lupa beri lubang kecil memakai solder, untuk keluar masuk udara. Anda bisa memanfaatkan bekas sosis, supaya nantinya lebih mudah saat akan dijual alasannya berukuran kecil.
  • Bibit semut jepang. Siapkan setidaknya 30 ekor bibit semut jepang, lebih banyak lebih baik, alasannya dengan jumlah yang banyak akan mempercepat proses perkembangbiakan.
  • Ragi tape. Gunakan ragi tape yang umum dipakai untuk pengerjaan atau fermentasi tape. Ragi ini mampu didapatkan di toko kudapan manis atau pasar tradisional.
  • Kapas. Kapas digunakan selaku tempat perkembangbiakan semut jepang. Sebaiknya, gunakan kapas seperlunya dan sesuaikan dengan wadah yang digunakan. Kapas ini harus steril, non perfume dan tidak mengandung materi kimia yang membahayakan kehidupan semut nantinya. Anda bisa gunakan kapas bayi yang dibeli di apotek terdekat dengan harga grosir sehingga isinya banyak dan lebih murah.
  • Tempat bersuhu kurang lebih 30 derajat. Tempat ini lazimnya terhindar dari sinar matahari, mempunyai sirkulasi udara yang baik, lembab, dan jauh dari hewan lain sehingga tidak membahayakan perkembangbiakan semut jepang. Nantinya, kawasan ini akan Anda gunakan untuk menaruh wadah (toples atau baskom) yang didalamnya berisi bibit semut jepang, kapas, dan ragi tape, yang sudah ditata sedemikian rupa.




(Sumber: I1.wp.com)




2. Membuat Wadah untuk Ternak Semut Jepang





Jangan heran kalau semut ini mempunyai harga yang cukup menakjubkan dibanding semut yang lainnya, alasannya wadah sebagai tempat hidupnya pun mesti dibentuk khusus supaya mampu mengembangkan produktivitasnya. Cara membuat wadah untuk budidaya semut jepang cukup gampang, adalah:





  • Pertama, lubangi tutup toples dengan solder, kurang lebih 20 lubang. Diameter lubang jangan terlalu besar, semoga semut tidak keluar. Lubang ini berfungsi selaku daerah sirkulasi udara.
  • Kedua, susun kapas ke dalam toples, kira-kira hingga setengah dari ukuran toples. Jika kapas terlalu sarat , maka akan memudahkan semut untuk keluar. Adanya kapas ini berfungsi sebagai tempat telur dan larva semut jepang.
  • Ketiga, masukkan bibit semut jepang ke dalam toples. Untuk satu toples kecil, biasanya memuat 10-20 ekor semut.
  • Keempat, berikan satu buah ragi tape ke dalam toples.




3. Berikan Pakan





Agar budidaya semut jepang sukses dan berkembang biak dengan segera, maka Anda juga perlu menunjukkan pakan untuknya. Pakan semut jepang ini berupa ragi tape dalam jumlah yang cukup. Karena kalau terlalu banyak akan menimbulkan terjadinya fermentasi dan menciptakan toples menjadi panas alasannya lembab. Hal akan mengakibatkan hadirnya embun di dalam toples.





Baca Juga: Panduan Sukses Cara Budidaya Ulat Bambu Dijamin Cepat Panen





Sebaiknya, pertolongan pakan ini dilaksanakan 3 hari sekali 1 butir ragi tape. Nah, 1 butir ragi tape ini mampu untuk disantap 50-200 emor semut dalam 3 hari. Secara wajar , jumlah semut jepang akan bertambah 3-6 kali lipat dari jumlah semula sesudah 2-3 bulan di dalam toples.





(Sumber: I1.wp.com)




4. Letakkan Semut Jepang di Tempat yang Aman





Ada beberapa hal yang perlu Anda amati dalam menentukan lokasi yang kondusif sebagai daerah budidaya semut jepang, antara lain:





  • Usahakan lokasi yang dipakai untuk menaruh toples yang berisi semut jepang aman dan jauh dari jangkauan belum dewasa. Biarkan semut tenang di wadah mereka, agar semut tidak mengalami tertekan sebab sering diusik.
  • Jauhkan dari jangkauan cicak dan semut rumah. Karena kedua hewan ini dapat menjadi pemangsa semut jepang. Untuk mencegahnya, berikan kapur pengusir semut atau serangga pemangsa lain.
  • Tempatkan toples di tempat yang kering dan tidak lembab. Arena kawasan yang lembab bisa menciptakan kandang semut berjamur.
  • Hindari dari sinar matahari, karena semut jepang sungguh sensitif kepada suhu panas dari cahaya matahari.
  • Jika di dalam toples kecil telah dipenuhi semut jepang, pindahkan sebagian ke toples baru. Namun, kalau Anda tidak mempunyai waktu untuk memindahkan semut jepang, maka gunakan toples ukuran 5 liter.




(Sumber: I1.wp.com)




5. Menjaga Kebersihan Tempat Budidaya Semut Jepang





Bagaimana cara menjaga tempat atau wadah atau toples atau sangkar semut jepang supaya tetap bersih dan sehat? Caranya yakni dengan:





Membersihkan wadah saat kapas sudah kotor, yang ditandai oleh warna kapas yang berganti putih kecoklatan, dan terdapat pengendapan debu sisa makanan di bagian bawah toples. Cara membersihkan debu sisa kuliner ini yaitu dengan menyaringnya menggunakan saringan santan yang lembut.





(Sumber: I1.wp.com)




Itulah cara budidaya semut jepang yang benar yang mampu Anda praktikkan di rumah Anda. Tentunya, bila Anda mengamati tindakan pembudidayaan semut jepang sesuai dengan penjelasan di atas dengan baik dan benar, maka hasil yang didapat pun akan maksimal. Nah, untuk harga semut jepang sendiri sungguh beragam. Biasanya untuk ukuran toples kecil dengan populasi sekitar 100 ekor, dibandrol seharga 300 ribu rupiah.





Baca Juga: Cara Budidaya Kroto Termudah‌ ‌dari‌ ‌Awal‌ ‌hingga‌ ‌Panen‌ ‌Besar





Manfaat Mengkonsumsi Semut Jepang





Di bab terakhir, kita akan membahas mengenai manfaat menyantap semut jepang, salah satunya yakni selaku obat alternatif. Nah, berdasarkan observasi yang dipublikasikan Media Neliti, semut jepang ini memiliki khasiat untuk:





  • Mengobati penyakit jantung.
  • Menstabilkan kadar gula darah dan mengobati penyakit diabetes.
  • Menormalkan kadar asam urat, kolesterol, dan tekanan darah tinggi (bagi penderita hipertensi).
  • Mengobati penyakit kencing manis.
  • Mengobati penyakit hati, ambeien atau wasir.
  • Menambah vitalitas bagi pria dan wanita.
  • Mampu memajukan daya tahan tubuh.




Setiap penyakit memiliki takaran konsumsi semut jepang yang berlainan-beda. Ada yang 7-10 ekor untuk penderita stroke selama 2 bulan, ada yang 5-7 ekor untuk penderita diabetes maupun penderita hipertensi selama 1 bulan, ada yang hanya 5 ekor untuk penderita asam urat dan kolesterol selama 2 bulan.





Jika sehabis mengkonsumsi selama 1-2 bulan tidak ada pergantian, maka dianjurkan untuk mengoptimalkan takaran dosisnya. Namun, bila sehabis mengkonsumsi dirasa membaik, maka minimalkan dosisnya menjadi setengahnya saja.





Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Asma Kambuh Tengah Malam

Resep Gulai Ikan Tuna Tanpa Santan Yang Enak Dan Lezat

Cara Menangani Ruam Popok Pada Bayi